Pantau Kinerja Pengawas dan Kepala Sekolah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamuju Tengah Terapkan Evaluasi Bulanan

    Pantau Kinerja Pengawas dan Kepala Sekolah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamuju Tengah Terapkan Evaluasi Bulanan

    Mamuju Tengah – Kapala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mamuju Tengah , Sulawesi Barat Marhuding S.Pd.i, M.M, menerapkan sistem evaluasi bulanan untuk memperketat kinerja pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga seluruh Kepala bidang di lingkungan dinas.

    Marhuding mengatakan pengawasan dimulai dengan mengumpulkan seluruh pengawas setiap tanggal 4 setiap bulan untuk mempresentasikan hasil kepengawasan di sekolah binaan masing-masing.

     Ia menyebutkan, jumlah pengawas di Mamuju Tengah sebanyak 17 orang yang meliputi PAUD, SD, dan SMP, dengan masing-masing pengawas membina sekitar 10 sekolah.

    Dalam forum tersebut, pengawas mempresentasikan hasil pengawasan menggunakan instrumen yang telah disusun. Melalui presentasi itu, kata Marhuding, kinerja kepala sekolah dan guru dapat terpantau secara menyeluruh, mulai dari proses pembelajaran hingga perencanaan kegiatan sekolah.

    Dari situ kami bisa melihat langsung kinerja kepala sekolah. Semua terpotret jelas dalam laporan pengawas, ” ujarnya. Hasil pengawasan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui rapat evaluasi seluruh kepala bidang setiap tanggal 5. Dalam rapat itu, rekomendasi dari pengawas dibahas untuk menentukan langkah lanjutan.

    “Kalau ditemukan masalah, misalnya ada guru yang kurang disiplin, maka langsung ditindaklanjuti sesuai rekomendasi pengawas, ” jelasnya.

    Tidak hanya pengawas dan Kepala sekolah, Disdikbud Mamuju Tengah juga melakukan evaluasi rutin terhadap seluruh kepala bidang berdasarkan program kerja yang telah dipaparkan di awal tahun.

    “Setiap bidang sudah menyusun program kerja tahunan sejak Januari. Setiap bulan kami cek apakah program itu berjalan dan apa output-nya, ” ungkap Marhuding.

     Ia menegaskan, evaluasi tidak sekadar melihat program berjalan atau tidak, tetapi juga menilai hasil yang dicapai. “Targetnya jelas. Kalau misalnya harus menghasilkan 10 dokumen perencanaan, maka kami cek apakah target itu tercapai. Kalau tidak, kami cari penyebabnya, ” tegasnya.

    Menurutnya, sistem evaluasi berjenjang ini diterapkan agar seluruh lini, mulai dari pengawas, kepala sekolah, hingga bidang teknis di dinas, bekerja secara terukur dan bertanggung jawab. “Dengan evaluasi setiap bulan, kinerja bisa dikontrol dan kualitas pendidikan bisa terus ditingkatkan, ” Tutupnya.(***)

    Rosmini

    Rosmini

    Artikel Sebelumnya

    Antisipasi Keresahan Orang Tua Murid KB...

    Artikel Berikutnya

    Semarak Ramadhan, UPTD SDI Benteng Gagas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut

    Ikuti Kami